Pasal 215 KHI (Kompilasi Hukum Islam)

Pasal 215 KHI (Kompilasi Hukum Islam) - Buku Ketiga: Hukum Perwakafan - Bab I: Ketentuan Umum.

Pasal 215 KHI

Yang dimaksud dengan:

  1. Wakaf adalah perbuatan hukum seseorang atau kelompok orang atau badan hukum yang memisahkan sebagian dari benda miliknya dan melembagakannya untuk selama-lamanya guna kepentingan ibadat atau keperluan umum lainnya sesuai dengan ajaran Islam.
  2. Wakif adalah orang atau orang-orang ataupun badan hukum yang mewakafkan benda miliknya.
  3. Ikrar adalah pernyataan kehendak dari wakif untuk mewakafkan benda miliknya.
  4. Benda wakaf adalah segala benda baik benda bergerak atau tidak bergerak uang memiliki daya tahan yang tidak hanya sekali pakai dan bernilai menurut ajaran Islam.
  5. Nadzir adalah kelompok orang atau badan hukum yang diserahi tugas pemeliharaan dan pengurusan benda wakaf.
  6. Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf yang selanjutnya disingkat PPAIW adalah petugas pemerintah yang diangkat berdasarkan peraturan-peraturan yang berlaku, berkewajiban menerima ikrar dan wakaf dan menyerahkannya kepada Nadzir serta melakukan pengawasan untuk kelestarian perwakafan.
  7. Pejabat Pembuat Ikrar Wakaf seperti dimaksud dalam ayat (6), diangkat dan diberhentikan oleh Menteri Agama.

---

Referensi: Pasal 215 KHI (Kompilasi Hukum Islam) . Courtesy of Cekhukum.com.

Official editorial Cekhukum.com.